Ancaman Separatis Perbatasan Pulihkan Diplomasi Iran Dan Pakistan

Ancaman Separatis Perbatasan Pulihkan Diplomasi Iran Dan Pakistan

Ancaman Separatis Perbatasan Pulihkan Diplomasi Iran Dan PakistanHubungan yang kurang erat pada tahun-tahun sebelumnya antara Iran dan juga Pakistan sudah bukan lagi hal yang asing. Namun, dengan berjalannya waktu mereka mencoba mencari solusi menghindari ketegangan yang sempat terjadi. Dengan dibukanya perbatasan Iran membuat banyak sentra dapat menggunakan akses dengan lebih mudah. Pembukaan ini lah yang membawa serta mengawali mencairnya hubungan kedua negara ini. Kedua negara yang memang sempat mendingin relasinya ini mulai mengambil jalur perdamaian karena adanya gerakan separatisme dan teroris lintas perbatasan. Hal tersebut mulai membuat kekhawatiran jika nantinya akan membuat masalah di salah satu negara. Karena itu pula lah hubungan diplomatik kedua negara mulai dipulihkan untuk menjaga perdamaian di perbatasan.

IranianalliancesSalah satu cara yang mereka gunakan adalah dengan menggunakan media perdagangan. Perdagangan ini menjadi salah satu jembatan diplomatik yang diambil oleh Iran dan juga Pakistan untuk mencairkan hubungan mereka. Mereka berharap hal ini bisa jadi landasan dan pondasi untuk normalisasi hubungan keduanya. Dengan harapan bertumbuhnya ekonomi yang kian tinggi akan mampu meredakan konflik-konflik yang ada. Perdagangan lintas perbatasan ini memang diharapkan akan jadi jembatan hubungan yang erat. Namun, dengan adanya beberapa hal seperti kelompok separatisme yang kian mencari celah, kewaspadaan juga tetap perlu di tingkatkan. Banyak langkah yang diambil untuk membantu memulihkan hubungan kerja sama dua belah pihak agar situasi politik jadi lebih nyaman.

Ancaman Separatis Perbatasan Pulihkan Diplomasi Iran Dan Pakistan

Dilansir dari berbagai sumber, pemerintah Iran mulai melangkah lebih dulu untuk perbaikan hubungan ini. Menteri transportasi Iran dan menteri pengadaan pertahanan Pakistan pada tanggal 21 April kemarin telah meresmikan sebuah pintu perbatasan yang baru. Ini adalah pintu ketiga yang diresmikan untuk perdagangan dan pelayanan publik. Menurut menteri Transportasi Iran, Muhammad Islami mengatakan perbatasan ini akan mengubah level perdagangan dan pertukaran barang di dua negara. Dengan adanya peresmian ini terjadi lonjakan hubungan antara dua belah pihak. Hal tersebut sudah dimulai sejak beberapa waktu belakangan ini dimana pintu perbatasan pertama dan kedua telah resmi dibuka. Dengan kedua pembukaan yang pertama memang telah sangat membantu pemulihan hubungan diantara Iran dan juga Pakistan. Oleh karena itu diharapkan dengan adanya pembukaan pintu perbatasan yang ketiga ini hubungan akan semakin mencair serta kegiatan ekonomi masyarakat jadi lebih meningkat.

Baca juga : Tingkatkan Hubungan Bilateral Iran Dan Turki Untuk Penguatan Daerah Perbatasan

Alasan kuat mengapa kedua negara ini mulai hubungan diplomatik mereka adalah karena adanya gerakan-gerakan separatis yang mulai meresahkan. Perbatasan adalah wilayah yang sangat rawan karena disana lah akan banyak militan yang bermimpi ingin mendapatkan kemerdekaan. Begitu pula dengan etnis Baloch yang tinggal di perbatasan wilayah iran-Pakistan. Berbagai gerakan yang membahayakan telah banyak terjadi di daerah perbatasan ini. Aparat keamanan kedua belah pihak mulai saling menyalahkan sehingga konflik mulai muncul. Namun, serangan berdarah di kawasan perbatasan masih belum selesai. Dengan konflik yang kian memanas, pemerintah Iran serta Pakistan juga mulai melihat ancaman dari transformasi politik yang terjadi di Afganistan. Dengan dikuasai oleh kelompok militan Taliban negara ini mulai mulai mendesak kedaulatan negara lain. Namun, untuk mempererat hubungan perdamaian maka kerja sama sangat lah dibutuhkan. Kekhawatiran keduanya juga beralasan karena ditakutkan akan terjadi eksodus besar-besaran warga untuk keluar dari Afganistan pasca pemerintahan yang telah diambil alih oleh pihak Taliban. Karena itu pemulihan hubungan diplomatik dari dua negara ini diharapkan akan mampu untuk meredam konflik yang ada.