Arab Saudi Memvonis Penjara 12 Tahun Terhadap Hafiz Al-Qur’an

Arab Saudi Memvonis Penjara 12 Tahun Terhadap Hafiz Al-Qur’an

Arab Saudi Memvonis Penjara 12 Tahun Terhadap Hafiz Al-Qur’anOrganisasi yang menaungi hak asasi manusia di Arab Saudi tidak menerima keputusan pengadilan yang memvonis 12 tahun penjara terhadap hafiz penghafal Al-Qur’an. Hafiz ini juga adalah seorang imam di Arab Saudi. Imam tersebut bernama Abdullah Basfar dituntut karena mengimami salat di lapangan Masjid Hagia Sophia yang terletak di Turki setelah menerima undangan.

Organisasi mengecam vonis yang dijatuhkan, dan juga mendesak pengadilan dan pihak yang berweang untuk membebaskan sang hafiz tanpa syarat. Menurut pemberitaan Basfar ditangkap karena mengimami salat di Turki tepatnya di lapangan Hagia Sophia yang tersebar secara online pada tahun 2014. Penangkapan terjadi karena hubungan antara Negara Arab Saudi dan Turki masih sangat buruk. Bukan hanya Basfar yang ditangkap namun beberapa tokoh imam, tokoh agama, dan akdemis juga ditangkap. Penyebab ditangkapnya beberapa orang ini dikarenakan Saudi berupaya untuk mengatasi ekstrimis. Banyak juga yang berpendapat bahwa penahanan dilakukan untuk menekan oposisi dari pemerintah.

Penyebab Beberapa Tokoh Agama Islam Ditangkap Saudi

Pemuka agama yang memiliki jam terbang yang tinggi seperti Abdullah Basfar dihukum penjara. Namuan beberapa nama yang juga heboh saat ditangkap karena negara ingin menekan dan menghilangkan ekstremisme. Pendapat lain juga dilontarkan karena pemerintah ingin menghapus identitas yang religious di Saudi. Namun lebih jelas lagi dapat di simak beberapa tokoh yang dipenjara beserta penyebabnya di bawah ini.

• Hafiz Al-Qur’an Abdullah Basfer
Tokoh satu ini ditangkap pada tahun 2014 dikarenakan memimpin sholat di Turki. Namun ia ditangkap di tahun 2020, namun belum ada penjelasan pasti mengapa sang imam di tangkap. Namun salh satu penyebab adalah memimpin salat saat keadaan Turki dan Saudi memburuk.

• Imam Sheikh Saleh Al-Thalib
Imam ini adalah imam Masjidil Haram, setelah mendapatkan hukuman selama sepuluh tahun penjara sekarang ia sudah menjadi mantan imam di masjid tersebut. Salah satu alasan mengapa ia ditahan dikarenakan cermah yang di lakukan pada tahun 2018.ceramah yang ia bawakan mengandung penentangan terhadap kebijak yang sduah dibust Saudi. Salah satu kritiknya ialah membolehkan campuran anta dua gender laki-laki dan perempuan di ruang publik. Pada saat itu memang peraturan perundang-undangan membolehkan pria dan wanita dalam ruang publik. Bukan hanya itu ia mengatakan bahwa kaum Islam memiliki kewajiban untuk menegor dan menentang kejahatan di depan umum atau publik. Setelah mendekam di penjara selama empat tahun, banyak aktivis yang berwenang untuk membebaskan sang imam. Setelah itu menggandeng kuasa hukum Al-Thalib mengajukan banding atas kasus yang ia jalankan. Namun pengadilan membebaskan ia dari dakwaan yang sudah di lapor. Pengadilan mengambil bijak dengan menjatuhkan hukuman selama sepuluh tahun terhadap sang imam.

• Ulama Sheikh Salman A-Awda
Seorang ulama ini dibui karena sudah mendukung rekonsiliasi yang akan dilakukan pada kerajaab Qatar. Awda ditangkap karena dukungan yang ia berikan terhadap kerajaan Qatar. Awda ditangkap Saudi pada tahun 2017, menurut organisasi yang menaungi hak asasi manusia karena mendukung rekonsiliasi Saudi dan Qatar.

Pada bulan sebelumnya Saudi memutus hubungan dengan Qatar baik itu ekonomi, diplomatic, dan semua kerja sama dan akses yang berhubungan dengan Qatar.dikap yang ditunjukkan Awda merupakan salah satu cara radikalisme dan teroris yang mengancam. Menurut penyataan teman Diha bahwa Sauidi meminta para ulama agar mendukung terhadap kebijakan pemerintah, namun Awda tadak sejalan dan menolak.

• Ulama Sheikh Suleiman Dweesh
Penangkapan yang dilakukan Saudi terhadap Sheikh Suleiman Dweesh karena berpendapat yang mengkritik mengenai pemimpin de facto dari Putra Mahkota yang pada saat itu dijukan kepada Mohammed bin Salman. Setelah didekam dalam penjara ulama ini meninggal dunia, banyak yang berspekulasi bahwa ia meninggal karena disiksa di dalam penjara. Pemilaian terhadap otoritas di Saudi semakin mendukung para ulama karena sikap yang ia tunjukan cukup tidak manusiawi. Kebebasan ekspresi seperti mengkritik dan berpendapat semakin susah saat Mbs berkedudukan menjadi PM di Arab Saudi.

Saat kepemimpinan Mohammed bin Salman menjadi PM yang memiliki hak memimpin Arab Saudi membuat kerjaan sering menangkap para ulama serta beberapa tokoh yang berani mengkritik mengenai kebijakan pemerintah Arab Saudi. Selain itu saat kepemimpinan Mbs juga membuat hubungan antara Arab Saudi dan Amerika Serikat menjadi kurang baik dan berkonflik. Alasan rusaknya hubungan ini dikarenakan produksi minysk yang kapasitasnya dikurangi. Ini sesuai dengan penyataan OPEC+ sebagai wadah yang menaungi negara pengekspor minyak yang akan memangkas produksi minyak yang dilakukan sebanyak dua juta barel per hari. Sehingga pemerintah AS mrengira bahwa Saudi bekerja sama dengan negara Moskow dalam langkah mengurangi produksi minysk ini. Oleh karena itu AS yang dipimpin oleh Joe Biden menegaskan Saudi bahwa akan menerima konsekuensi dari sikap yang dilakukan dan keputusan yang diambil. Sebelumnya hubungan AS dan Saudi merupakan hubungan yang erat namuj saat ini berubah menjadi konflik setelah Putra Mahkota yang memimpim atau Mohammed bin Salman yang sering di sebut Mbs.

Pada tahun 2022 ini Biden berkunjung ke Saudi dan ingin memperbaiki hubungan dua negara yang berkonflik, selain itu tujuan Biden adalah meminta bantuan karena harga bahan energi semakin tinggi. Selain itu permasalahan yang mengakibatkan perang di Yaman, AS membantu agar lebih mengurangi pengaruh Iran agar perselisihan tersebut bisa selesia. Saat kunjungan itu Saudi bersedia untuk menaikan produksi minyak sebanyak 50 persen namun tidak lama kemudian pada bulan Oktober tepatnya OPEC mengeluarkan pernyataan mengurangi produksi.

Beberapa Negara di Berbagai Dunia Telah Dilanda Krisis

Beberapa Negara di Berbagai Dunia Telah Dilanda Krisis – Saat ini berbagai negara di dunia sedang dilanda oleh krisis ekonomi. Permasalahan itu ditandai dengan tingginya tingkat inflasi yang ada di berbagai negara. Diketahui penyebab krisis ekonomi itu dikarenakan imbas dari pandemi covid-19 pada tahun lalu. Bukan hanya itu saja namun ada juga negara yang dilanda krisis energi. Tentunya jika hal itu tidak segera diatasi bisa menyebabkan terjadinya resesi global di tahun mendatang. Lantas negara mana saja yang saat ini sedang dilanda krisis?

Negara Yang Dilanda Krisis di Tahun 2022

Setidaknya ada lima negara di dunia yang saat ini sedang berjuang untuk meredam krisis baik ekonomi maupun energi. Untuk mengetahui siapa saja negara-negara yang sedang berjuang tersebut langsung saja baca ulasan di bawah ini hingga selesai.

Afrika Selatan

Beberapa bulan belakangan ini Afrika Selatan dilanda krisis listrik. Produksinya tertekan namun konsumsi energi listrik di Afrika Selatan yang terus mengalami peningkatan sejak bulan Juni lalu merupakan salah satu faktor penyebabnya. Bahkan krisis ini semakin diperburuk dengan kenaikan suhu di bulan September. Di mana kenaikan suhu tersebut membuat permintaan listrik juga turut mengalami peningkatan. Imbas dari krisis tersebut membuat Eskom mengumumkan akan melakukan serangkaian pemadaman bergilir dalam beberapa minggu ke depan. Selain itu Eskom juga meminta kepada warga sekitar untuk berhemat dalam penggunaan listrik misalnya ketika jam sibuk pompa kolam renang serta pemanas air harus dimatikan. Bukan hanya itu saja namun kantor juga dihimbau untuk mematikan listrik ketika malam hari. Diketahui krisis listrik yang terjadi di Afrika Selatan tersebut telah masuk ke level 6. Diketahui saat ini Eskom dibebani oleh hutang yang jumlahnya cukup fantastis yakin angkanya hampir mendekati 400 miliar atau setara dengan Rp372 triliun.

Amerika Latin

Amerika latin sudah dihantam dengan krisis global sejak pertengahan tahun yang lalu. Akibat dari krisis ini membuat beberapa negara di Amerika latin mengalami gejolak yang diakibatkan oleh kenaikan harga bahan bakar. Kondisi itu memicu munculnya protes yang kian meluas di berbagai wilayah di Amerika latin. Bahkan protes itu ada yang berujung pada kekacauan dan tindakan anarkis seperti di Argentina, Ekuador dan Panama. Fenomena ini semakin diperparah dengan adanya paradoks di wilayah tersebut yang mana penggunaan bahan bakar lebih banyak digunakan untuk memerangi dampak dari perubahan iklim. Tepatnya pada bulan april Bank Dunia kembali meninjau pertumbuhan ekonomi di Amerika latin dan Karibia. Hasil dari peninjauan tersebut menunjukkan jika pertumbuhannya adalah 2,3% atau turun sebesar 0,4 poin persentasenya dari tahun lalu. Persentase yang turun itu disebabkan karena kenaikan harga dunia secara global dan dampak dari perang Ukraina. Di waktu yang sama Bank Dunia juga memprediksi negara-negara di Amerika latin sudah kehilangan sebesar 1,7% dari PDB.

Myanmar dan Afghanistan

Di benua Asia sendiri Myanmar menjadi salah satu negara yang saat ini sedang dilanda oleh krisis ekonomi. Diketahui penyebab dari krisis ekonomi di Myanmar dikarenakan negara tersebut menghadapi kudeta oleh pemerintah sejak Februari 2021 yang lalu. Meskipun sudah berjalan lama namun hingga saat ini keadaan pemerintahan di Myanmar juga belum kondusif. Selain Myanmar, Afghanistan juga termasuk negara di benua Asia yang saat ini sedang mengalami krisis. Untuk krisis yang dihadapi oleh negara Afganistan tersebut disebabkan karena pada tahun 2021 wilayah tersebut diambil paksa oleh Taliban. Semenjak peristiwa itu membuat Banyak masyarakat terutama kaum perempuan tidak bisa hidup bebas di bawah pemerintahan Taliban sehingga membuat krisis ekonomi di negara tersebut.

Bangladesh dan Pakistan

Negara selanjutnya yang saat ini sedang menghadapi krisis yaitu Bangladesh dan Pakistan. Di mana kedua negara tersebut diketahui sedang mengalami krisis ekonomi dan energi. Sejak pertengahan tahun yang lalu Bangladesh telah dihantam krisis energi. Akibat krisis tersebut membuat beberapa wilayah di Bangladesh harus dilakukan pemadaman listrik hingga belasan jam. Sedangkan di Pakistan harga minyak mentah terus mengalami kenaikan sehingga menyebabkan melonjaknya harga bahan bakar dan kebutuhan pokok lainnya. Selain itu mata uang dari negara Pakistan juga merosot hingga 30% terhadap dolar Amerika Serikat di tahun 2021. Bukan hanya itu saja namun cadangan devisa yang dimiliki oleh Pakistan juga turut menjadi US$13,5 miliar.

Australia

Untuk negara Australia sendiri sempat dilanda dengan krisis tenaga kerja. Penyebab dari kurangnya pekerja di negeri kanguru itu dikarenakan kebijakan yang dilakukan sendiri oleh negara tersebut. Di mana Australia sempat memberlakukan restriksi ketat di perbatasan kurang lebih selama 2 tahun sejak pandemi covid melanda negara itu. Kebijakan itu rupanya tidak hanya menahan penyebaran virus covid-19 saja namun juga memblokir akses masuk para pekerja potensial. Saat ini Australia sedang mencoba berbagai macam cara agar bisa memperoleh pekerja kembali. Hal itu terbukti dari sejak bulan September 2022 ini pemerintah Australia telah meningkatkan angka imigran permanen menjadi sebesar 195.000 dari tahun sebelumnya atau mengalami peningkatan sebanyak 35.000 orang. Dalam hal ini para pengusaha di negara Australia berharap agar upaya yang dilakukan pemerintah bisa mengatasi kesenjangan pada angkatan kerja.

Inggris

Di benua Eropa juga ada salah satu negara yang saat ini sedang mengalami krisis ekonomi yaitu Inggris. Krisis ekonomi yang dihadapi Inggris itu disebabkan karena dampak dari perang Rusia di Ukraina. Akibat kondisi ini membuat ribuan warga Inggris pada pekan lalu turun ke jalan untuk melakukan unjuk rasa atas krisis yang melanda wilayah tersebut. Permasalahan ekonomi di Inggris ditandai dengan kenaikan harga gas dan listrik. Bukan hanya itu saja namun gelombang pasangan tunawisma Dari berbagai sudut kota di Inggris mengalami peningkatan.

Itulah beberapa negara yang saat ini sedang dilanda oleh krisis baik ekonomi, tenaga kerja maupun energi

Cerita Konflik Rusia dan Ukraina Terjadi

Cerita Konflik Rusia dan Ukraina Terjadi – Kemunculan berita terkait konflik Rusia dan Ukraina sangat menggemparkan seluruh dunia. Tepat tanggal 24 Februari tahun 2022 Rusia menyerang Ukraina dengan kondisi keamanan Ukraina mengalami hal buruk. Beberapa kota yang menjadi sasaran militer Rusia juga terkena imbas yaitu Odessa mariopul, Kharkiv, dan Kiev.

Berbagai korban jiwa yang tidak bersalah pun turut kena imbas. Menteri Luar Negeri Ukraina yaitu Dmytro Kulebo mengatakan bahwa Putin baru meluncurkan invasi ke Ukraina. Kota yang biasa ada didalam Ukraina dengan awal damai saat ini sedang mengalami gempuran hebat menghujat seluruh korban secara cepat.

Kemunculan peperangan tersebut dikarenakan memiliki sejarah kelam yang ada didalamnya. Ukraina sendiri merupakan salah satu bagian dari Uni Soviet, namun ketika Ukraina mau untuk melakukan pemisahan kepada Uni Soviet maka terjadi proklamir kedaulatan. Tentu hal menjadi salah satu alasan kuat perang terjadi.

Langkah Ukraina Melepaskan dari Supermasi Rusia

Kemerdekaan yang dilakukan Ukraina masih memiliki bayangan kepada Rusia. Sudah sering terjadi masalah perseteruan antara Ukraina dengan Rusia sehingga banyak memiliki gejolak saat kemerdekaan Ukraina. Kemunculan Revolusi Maydan tepat tahun 2014 menjadi salah satu alasan besar hubungan kedua negara semakin buruk.

Saat hal tersebut terjadi, Ukraina memberontak kepada Rusia sehingga melengserkan jabatan Presiden Ukraina yaitu Viktor Yanukovych. Hal ini membuat pandangan politik Pemerintah Ukraina lebih kepada pro barat. Tentu hal ini dimanfaatkan Rusia untuk melakukan caplok pada wilayah teritori di Krimea tepat tahun 2014.

Separatis Ukraina yang didukung oleh Rusia

Rusia secara tidak langsung mendukung gerakan separatis melawan Pemerintah Ukraina. Gerakan pemberontak tersebut berada pada wilayah Donbass untuk memproklamir sebagai Republik Rakyat Donesk serta Republik Rakyat Luhansk. Hal ini yang membuat sebagian orang mempunyai spekulasi berbeda.

Ketika itu Rusia bisa saja menginginkan kemerdekaan kedua wilayah karena mayoritas penduduk berada disana. Hal ini didasari bahwa kedua masyarakat tersebut memiliki sebuah kultur budaya Rusia. Tentu sebagian warga juga bisa untuk berbicara bahasa Rusia dengan lancar.

Pandangan berbagai Politik terkait Pemerintah Ukraina

Secara tidak langsung, Volodymyr Zelensky selaku Presiden Ukraina tahun 2019 lebih condong pada pro terhadap barat. Hal ini juga dinilai untuk berusaha pada percepatan keanggotaan di NATO. Volodymyr Zelensky menganggap bahwa Rusia sendiri terua memberikan ancaman di perbatasan Ukraina.

Presiden Rusia yaitu Vlaidimir Putin melakukan penahanan pada tuntunan agar Ukraina sendiri tidak menjadi anggota NATO. Menurut beliau, hal ini akan mengancam Rusia secara tidak langsung. Tentu tindakan tersebut menjadi salah satu pemuci hubungan kedua negara menjadi retak sehingga memanas.

Saat perang terjadi tanggal 24 februari lalu, pemerintah Ukraina melakukan berbagai tindakan. Tepat tanggal 28 februari perwakilan kedua negara melakukan sebuah perundingan untuk menyepakatkan sesuatu. Hasil dari undingan tersebut tidak menemukan hasil atau kesepakatan yang berarti.

Hasil yang diberikan tersebut membuat presiden Ukraina yaitu Volodymyr Zelensky melakukan sebuah tindakan. Ditemani oleh perdana menteri Ukraina dengan ketua parlemen, Ukraina menandatangani dokumen pengajuan ikut serta Ukraina pada Uni Eropa. Tepat tanggal 1 maret tersebut menjadi tanggal sejarah terbaru bagi Ukraina.

Akankah muncul Perang Dunia Ketiga antara Rusia dan Ukraina?

Berbagai pendapat juga muncul dari berbagai sudut pandang beberapa orang. Hal ini karena bisa jadi perang dunia ketiga akan benar-benar terjadi karena sejarah yang muncul antara negara Rusia maupun Ukraina. Tentu perlu diwaspadai langkah serta solusi terkait hal menimpa seluruh dunia pada nantinya.

Salah seorang Guru Besar Hukum Internasional mengatakan bahwa perang ketiga bisa saja terjadi. Beliau menambahkan namun perang tersebut tidak memperebutkan soal wilayah yang namun lebih ke pandangan politik. Pemerintah Ukraina secara tidak langsung lebih condong pada pro barat itu sendiri.

Beliau juga menambahkan jika ada negara lain yang ikut campur dalam urusan Rusia Ukraina ini akan memiliki dampak besar. Pasalnya Rusia sendiri memberikan ancaman untuk meluncurkan senjata nuklir jika negara lain ikut campur. Hal ini membuat konflik kedua negara tersebut menjadi sebuah perang dunia ketiga.

Dampak yang terjadi karena Konflik Rusia dan Ukraina

Permasalahan kedua negara tersebut tak terlepas dari dampak yang terjadi. Walaupun diiming iming hanya masalah kedua negara tersebut, faktanya akan berdampak pada seluruh dunia. Berbagai sektor memiliki kaitan sehingga dampak yang diberikan kepada negara lain tergolong besar.

Rusia menjadi salah satu negara dengan pemasok minyak dan gas tersebut di dunia. Hal ini membuat harga gas dan minyak tersebut menjadi lebih tinggi dari biasanya. Harga yang naik membuat pemerintah negara di dunia menambah langkah untuk meringankan keuangan bagi konsumen.

Kedua negara tersebut menjadi salah satu penyumbang 30% ekspor gandum global. Pasalnya hal ini berpengaruh langsung pada harga sereal maupun minyak goreng semakin meningkat. Kenaikan tersebut berkaitan langsung dengan pasar saham yang kian terguncang karena masalah ini.

Pemulihan ekonomi juga tergolong menghambat kala dapat menimbulkan sebuah pukulan keras bagi negara lain. Hal ini didukung langsung karena berbagai perusahaan telah menutup toko di Rusia karena masuk pada tekanan politik. Hal ini membuat ancaman nasionalis muncul.

Sekian cerita konflik rusia dan ukraina terjadi. Tentunya seluruh orang berharap agar konflik tersebut dapat terselesaikan dengan baik tanpa memakan korban jiwa lainnya. Hal ini berpengaruh dengan warga sekitar yang tidak mengetahui kesalahan namun harus terkena imbas karena berbeda pandangan tersebut.

8 Ide Bisnis Terpopuler Untuk Para Ibu Rumah Tangga 2022

8 Ide Bisnis Terpopuler Untuk Para Ibu Rumah Tangga 2022Siapa bilang para Ibu Rumah Tangga (IRT) hanya bisa melayani suami, mengasuh anak – anak hingga mengurus rumah Hal tersebut tentu saja tidak benar. Sebab mereka memiliki peran penting untuk ikut andil dalam membantu perekonomian rumah tangga. Sebab banyak wanita karir di luaran sana yang masih setia bekerja atas dasar keinginan sejak lama.

Berbisnis memang tidak harus keluar rumah hingga larut malam. Namun para IRT juga bisa melakukannya seraya memantau anak – anak hanya di sekitar rumah. Tahun ini telah banyak muncul jalinan peluang usaha mikro tanpa modal besar. Namun hasilnya cukup menjanjikan. Dan berikut merupakan ide bisnis terpopuler bagi kalangan IRT tahun 2022, yakni;

1. Toko Peracangan
Saat ini kebutuhan primer telah mengalami peningkatan yang cukup masif. Sehingga pesatnya penduduk di setiap wilayah semakin berlomba – lomba untuk mencukupi kehidupan sehari – hari. Ide bisnis yang layak dilakukan para IRT tahun ini adalah membuka toko peracangan atau sembako. Modal awal usaha tersebut boleh dibilang tidak terlalu besar. Akan tetapi hasil yang diperoleh juga bisa melambung tinggi apabila menyediakan kebutuhan pokok secara lengkap. Terlebih toko tersebut menyediakan pakaian khusus wanita dengan harga terjangkau, tentunya toko tersebut akan semakin ramai.

2. Kue
Sudah pasti setiap IRT pandai memasak segala macam masakan. Nah bisnis kue memang tidak sedahsyat toko peracangan. Akan tetapi keuntungan yang didapatkan dalam satu kali pemesanan mencapai lebih dari Rp 100 Ribu. Banyak macam kue mulai dari kue kering, kue basah hingga kue ulang tahun. Dimana mereka dituntut untuk memamerkan skill tergantung keinginan para pemesan. Faktanya banyak produsen kue mikro yang sukses menjarah di wilayahnya. Karena mereka selalu memberikan kepuasan terhadap pemesan bahkan konsumen daerah lain. Tentunya bisnis rumahan yang satu ini bisa dicoba untuk mengimbangi pengeluaran keluarga.

3. Catering
Tak hanya bisnis kue saja yang bisa dijalankan oleh para IRT. Akan tetapi usaha catering juga sangat perlu untuk memuaskan setiap pelanggan dekat hingga jauh. Akan tetapi banyak pengusaha mikro yang memiliki ijin daerah (CV) untuk mengembangkan jaringannya. Mereka sering beroperasi terhadap pangsa pasar kantoran, pabrik hingga acara hajatan keluarga. Bisnis ini memang sangat unik dan menarik ketika diselami lebih dalam. Apalagi jenis masakan yang ditawarkan selalu menggugah selera. Yang jelas pemasukan suami akan berbanding terbalik jika usaha ini semakin dikembangkan ke arah yang lebih luas.

4. Reseller
Memasuki era globalisasi dan modern, sebagian besar kalangan muda – mudi lebih suka untuk berbelanja online secara bebas. Karena menurutnya, hal tersebut sangat praktis dan mudah jika dibandingkan dengan mendatangi toko baju kecil hingga sekelas Departemen Store. Jika tidak punya modal besar, maka menjadi penjual ulang (Dropshipper atau Reseller) sangat mampu memberikan peluang besar untuk mendapatkan banyak uang. Sebab modal utama dalam bisnis ini adalah memiliki banyak jaringan dan mampu berkomunikasi dengan baik via daring. Jika perlu berikan saja harga yang lebih murah dari pada pesaing lain untuk mendapatkan rating. Dengan begitu usaha tersebut akan terus maju selang beberapa bulan ke depan.

5. Laundry
Tentunya kalangan pelajar hingga mahasiswa indekos sangat malas untuk mencuci pakaian atas dasar kelimpungan tugas dan aktivitas padat. Jadi mereka nyaris tidak punya banyak waktu untuk mengurus seragam yang digunakan berdasarkan jadwal harian. Nah para IRT yang berada di kompleks kos dan kontrakan bahkan dekat sekolah sangat bisa membuka jasa Laundry dengan menentukan tarif kiloan. Tak lupa juga untuk selalu memberikan harga khusus terhadap pelanggan tetap atau baru dengan skema diskon atau sejenisnya. Usaha ini tidak terlalu menguras tenaga dan pikiran. Sementara hasil yang didapatkan cukup lumayan.

6. Vermak
Bosan dengan pekerjaan rumah yang itu – itu saja boleh jadi tidak harus ditinggalkan. Namun para IRT bisa menyikapi dengan cara membuka jasa vermak atau menjahit. Tak perlu muluk – muluk menjadi agen konveksi atau di atasnya jika tujuan awal hanya mendapatkan uang tambahan. Sebab bisnis ini sering diabaikan oleh banyak orang, sampai – sampai mereka harus pergi jauh untuk menjahit seragam sekolah, acara keluarga dan acara penting lainnya. Usaha ini tak pernah sepi, sebab banyak model pakaian terbaru yang muncul dan bisa ditiru untuk memberikan jaminan kenyamanan terhadap para pelanggan.

7. Warung Kopi
Istilah warung kopi tentu sangat kental dengan ikatan para remaja. Sebab mereka selalu mencari tempat yang nyaman untuk nongkrong bersama teman hingga semalaman penuh. Membuka warung kopi tidak hanya menawarkan minuman saja, melainkan berbagai jenis masakan untuk memberikan khas tersendiri. Terlebih lokasi tersebut memilki area yang strategis dan dukungan Wi-Fi gratis, yang pasti tak hanya muda – mudi saja yang selalu singgah di dalamnya, melainkan semua usia pun rela menghabiskan waktunya untuk menikmati ketenangan.

8. Pertamini
Dan bisnis yang tak kan pernah mati lainnya adalah usaha Pertamini. Mengapa bisa begitu Alasannya adalah populasi setiap penduduk di berbagai daerah semakin meningkat, sementara kendaraan yang mereka miliki tak cukup satu. Pastinya kebutuhan bahan bakar dirasa melebihi kebutuhan primer. Usaha tersebut sangat laris dimana saja, terlebih jika wilayah tersebut berada di lokasi yang sangat jauh dari Pom Bensin (Pertamina). Tentunya setiap warga akan selalu datang untuk menjadi pelanggan tetap. Menurut beberapa keterangan, balik modal usaha ini tidak lebih dari 1 tahun.

Berbagai Macam Kerja Sama di Perbatasan Iranian Beserta Manfaatnya

Berbagai Macam Kerja Sama di Perbatasan Iranian Beserta Manfaatnya – Daerah perbatasan merupakan area yang sangat krusial bagi keamanan dan pertahanan suatu negara. Hal ini karena pada daerah tersebut rawan terjadi ancaman dari negara lain untuk mengambil alih wilayah tersebut.

Untuk itu, beberapa negara memutuskan untuk membangun kerja sama dengan negara lain terkait masalah daerah perbatasan untuk mengurangi resiko ancaman dan konflik di kemudian hari. Salah satunya adalah negara Iran.

Peran Negara Lain dalam Kerja Sama Perbatasan Iran

Iran turut aktif melakukan kerja sama dengan negara lain dengan tujuan untuk meningkatkan stabilitas keamanan karena daerah perbatasan adalah tempat yang rawan konflik.

Negara yang berbatasan dengan Iran ada berbagai macam. Contohnya seperti: Turki, Irak, Afghanistan, Azerbaijan, Armenia dan Turkmenistan. Namun, hingga saat ini yang melakukan kerja sama perjanjian dengan Iran terkait masalah perbatasan hanya Turki dan Azerbaijan.

Kedua negara tersebut memutuskan untuk bekerja sama di daerah perbatasan dengan Iran karena kedua negara sama-sama diuntungkan.

1. Kerja Sama Iran dengan Turki
Kerja sama perbatasan yang menjadi salah satu modal pertahanan negara terjadi antara negara Iran dan Turki. Hal ini pertama kali dicetuskan oleh Turki pada masa kepresidenan Erdogan di Juni 2017.

Turki memutuskan untuk membuat tembok perbatasan di Iran dengan panjang mencapai 500 km. Adapun tujuan Turki membangun tembok perbatasan di Iran adalah sebagai berikut:

* Menghadapi ancaman PKK (Partai Pekerja Kurdistan). PKK adalah sebuah organisasi yang termasuk dalam separatis teroris yang tercatat di Turki.
* Mencegah penyelundupan barang ilegal. Contohnya seperti: perdagangan manusia dan narkoba.

Kerja sama bilateral ini disambut baik oleh Iran karena juga membawa dampak positif untuk memperkuat stabilitas keamanan negaranya.

Iran juga membutuhkan kestabilan wilayah perbatasannya karena seringkali mendapatkan ancaman dari PJAK (Partai Kebebasan Kurdistan) yang anti pemerintah.

Oleh sebab itu, karena memiliki misi yang sama, akhirnya kedua negara pun setuju untuk menjaga perbatasan. Keduanya berharap bahwa itu akan mengarahkannya pada persahabatan negara yang lebih dalam lagi.

Adanya kebijakan kerja sama ini mempererat hubungan keduanya yang dulu sempat mengalami konflik akibat Arab Spring pada Tahun 2011 dan perang saudara di Suriah. Pada masa itu, Iran mendukung Presiden Bashar Assad.

Namun, hubungan keduanya kembali membaik ketika Iran dan Turki sama-sama mengkritik pada masa krisis diplomatik di kawasan Teluk Arab atas sanksi kejatuhan Arab Saudi dan sekutunya kepada Qatar.

2. Kerja Sama Iran dengan Azerbaijan
Kerja sama Iran dan Azerbaijan bertujuan untuk peningkatan ekonomi di Azerbaijan terutama wilayah Nagorno Karabakh. Iran membuka jalur transit perbatasan untuk perdagangan dan penyaluran logistik sehingga Azerbaijan bisa melakukan ekspor dan impor.

Hal ini dilakukan Iran untuk menjaga kestabilan perekonomian Azerbaijan karena jika tidak, nantinya dikhawatirkan ketidakstabilan Azerbaijan berdampak pada Iran.

Meskipun begitu, setelah berakhirnya perang di Nagorno Karabakh, hubungan keduanya semakin merenggang. Ini dikarenakan terjadinya penutupan jalur perdagangan Iran-Azerbaijan. Kedekatan Azerbaijan dengan Israel juga memicu konflik ketika Israel dikabarkan banyak menjual senjata kepada Azerbaijan.

Selain itu, Iran juga mengadakan latihan perang di daerah perbatasan dekat Azerbaijan. Hal ini mendapatkan kritikan keras dari Presiden Azerbaijan. Menurutnya, latihan militer tersebut merupakan hal yang mengejutkan dan dapat mengancam negaranya.

Manfaat Kerja Sama Perbatasan Iran dengan Negara Lain

Tidak bisa dipungkiri kerjasama perbatasan Iran dengan negara lain di atas, memunculkan berbagai manfaat. Berikut adalah manfaatnya:

1. Menjaga Stabilitas Perekonomian
Menjaga daerah perbatasan di Iran secara tidak langsung akan menjaga dan memulihkan perekonomian negara.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, daerah perbatasan adalah tempat dimana rawan terjadi masalah baik dari segi geopolitik dan administrasi. Jika muncul benih pertikaian dengan negara lain, maka perekonomian Iran juga akan semakin merosot.

Hal ini karena setiap negara yang mengalami konflik, pasti berimbas terhadap perekonomian negara tersebut. Anggaran negara digunakan untuk membeli peralatan perang hingga sarana militer untuk menjaga pertahanan.

Akibatnya, ini akan berdampak pada turunnya perkembangan industri di negara tersebut sehingga dapat menyebabkan inflasi harga bahan pokok dan beberapa barang lainnya.

2. Menjaga Keharmonisan dengan Negara Lain
Melalui kerja sama di perbatasan ini, Iran bermaksud untuk menjaga keharmonisan dengan negara lain. Daerah perbatasan Iran banyak dijadikan sorotan oleh negara lain. Oleh sebab itu, Iran memperketat area perbatasan.

Selain dengan memperkuat pertahanan, Iran melakukan kerja sama dengan Turki dan Azerbaijan untuk menjaga keharmonisan sehingga kedua negara tersebut turut andil dalam pertahanan Iran.

Keharmonisan Iran dengan negara lain lebih terlihat semenjak Iran mengganti presidennya.
Saat ini, konflik Iran akibat perbatasan ini sudah mulai berkurang dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan negara sekitar perbatasan akhirnya negara tetangga mulai tertarik untuk menjalin kerja sama dengan Iran.

3. Meningkatkan Kesejahteraan Warga Lokal
Mendapatkan pekerjaan layak adalah harapan dari warga negara baik itu Iran atau negara lain. Namun, jika terjadi konflik perbatasan, ini juga bisa berdampak pada banyaknya jumlah pengangguran yang membuat negara tersebut terancam miskin.

Dengan melakukan kerja sama di daerah perbatasan Iran, warga lokalnya dapat lebih sejahtera. Antarnegara saling memberikan kebermanfaatan dari segi pekerjaan yaitu meluasnya lapangan kerja.

Contohnya seperti kerja sama yang terjalin dengan Turki. Iran dapat memperluas lapangan pekerjaannya dengan berkolaborasi dengan Turki. Kemudahan kerja sama keduanya dilandaskan pada tujuan yang sama yaitu untuk membangun kedaulatan yang adil dan makmur.

Berdasarkan hal tersebut, tampak jelas bahwa setiap negara tidak bisa berdiri sendiri tanpa bantuan dari negara lain seperti halnya yang terjadi dengan Iran yang menjaga perbatasan. Kerja sama ini menjadi jalan yang paling mudah dan bijak karena memiliki berbagai manfaat.